![]() |
Bobokan Pada Dinding |
Dibobok Atau Dibongkar
Untuk rumah yang perlu renovasi besar, perlu dipertimbangkan apakah tukang akan melakukan pembobokan saja atau pembongkaran sampai batas tertentu bangunan. Perlu diingat bahwa apabila pembonokan dilakukan pada tempat yang terlalu banyak, maka keadaannya menjadi tidak efisien. Hal ini terjadi karena tukang harus menutup kembali bobokan-bobokan tersebut dengan material baru yang membuat pekerjaan menjadi rumit dan relatif kurang rapi.Apabila terdapat kondisi dimana banyak dinding yang lapuk dengan prosentasi cukup besar dan tukang melakukan pembobokan pada bagian ini untuk kemudian dipasang kembali dengan pasangan baru maka perlu diperhatikan berapa bagian yang perlu dibobok, jika prosentasenya besar maka sebaiknya dinding dibongkar untuk dipasang dengan dinding baru. Hal ini terjadi karena apabila bobokannya banyak maka biaya pembobokan akan relatif mahal jika dibandingkan dengan apabila tukang langsung membongkar dindingnya dan baru dipasang kembali yang baru. Masalah lain yang timbul apabila dilakukan pembobokan dengan prosentase besar adalah kesulitan bagi tukang untuk menjaga kerapian.
Yang Perlu Diperhatikan Saat Pembobokan
Untuk dinding akan diputuskan untuk dibobok oleh tukang, perlu diperhatikan apakah dinding tersebut cukup kuat? Karena apabila tidak cukup kuat ada kemungkinan dinding ambruk saat tukang melakukan pembobokan. Dinding sisa dari pembobokan juga perlu cukup kuat untuk menahan dirinya dan beban yang mungkin muncul pada saat tukang melakukan perbaikan sampai proses perbaikan selesai dilakukan.Bangunan Cagar Budaya
Untuk bangunan yang dilindungi, maka renovasi harus mempertahankan keaslian bangunannya. Untuk bangunan jenis ini maka yang dilakukan tukang tidak boleh banyak melakukan perubahan. Apabila harus dilakukan pembobokan, maka tukang yang bekerja harus memperhatikan sedemikian rupa supaya tidak terjadi banyak kerusakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar